Cursor

Rasdul Kiblat KPM 47 UIN Ponorogo bersama KUA Sooko

KUA Kecamatan Sooko Bersama Mahasiswa KPM 47 Laksanakan Verifikasi Arah Kiblat di Masjid Marinda Baitussalam


Sooko, 15 Juli 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sooko bersama mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 47 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo melaksanakan kegiatan Rashdul Kiblat di Masjid Marinda Baitussalam, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, pada Rabu (15/7/2026) pukul 16.00 WIB. Kegiatan dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Sooko, Ahmad Mujiono, S.Ag., M.H., didampingi dua orang staf KUA.

Rashdul Kiblat merupakan metode verifikasi arah kiblat dengan memanfaatkan fenomena ketika Matahari berada tepat di atas Ka'bah. Pada waktu tersebut, bayangan benda yang berdiri tegak dapat dijadikan acuan untuk memastikan arah kiblat secara lebih akurat.

Seluruh mahasiswa KPM Kelompok 47 turut berpartisipasi dalam kegiatan dengan membantu pemasangan benang sebagai penanda arah kiblat, membantu proses pengukuran bersama tim KUA Kecamatan Sooko, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Mujiono menjelaskan bahwa verifikasi arah kiblat penting dilakukan untuk memastikan arah salat sesuai dengan hasil pengukuran yang akurat. Menurutnya, metode Rashdul Kiblat merupakan salah satu cara yang memiliki tingkat ketelitian tinggi apabila dilaksanakan pada waktu yang tepat, sehingga dapat menjadi acuan bagi pengurus masjid maupun musala dalam memastikan ketepatan arah kiblat.


Berdasarkan hasil verifikasi, ditemukan adanya sedikit pergeseran arah kiblat di Masjid Marinda Baitussalam sehingga diperlukan penyesuaian arah saf salat berdasarkan hasil pengukuran. Hasil tersebut selanjutnya menjadi acuan bagi pengurus masjid dalam melakukan penyelarasan arah kiblat demi memberikan keyakinan kepada jamaah dalam melaksanakan ibadah.

Kegiatan berlangsung dengan lancar berkat sinergi antara KUA Kecamatan Sooko dan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Kolaborasi ini menjadi wujud dukungan terhadap pembinaan kehidupan keagamaan di masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara Kepala KUA Kecamatan Sooko beserta staf dan mahasiswa KPM Kelompok 47 sebagai dokumentasi sekaligus penutup kegiatan.

 

By Team Kelompok 47
KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
@ 2026

Doa Bersama Pemdes Sooko

Pemerintah Desa Sooko Gelar Doa Bersama dalam Rangka Bersih Desa

Tahun 2026

 


Sooko, 13 Juli 2026 – Pemerintah Desa Sooko menggelar Doa Bersama dalam rangka Bersih Desa Sooko Tahun 2026 di Balai Desa Sooko, Senin (13/7/2026) pukul 20.00–22.00 WIB. Kegiatan yang mengusung tema "Meningkatkan Etos Kerja dan Kebersamaan Menuju Desa Mandiri yang Gemah Ripah Loh Jinawi Tata Titi Tentrem Kertaraharja Baldatun Tayyibatun wa Rabbun Ghafur" ini menjadi salah satu rangkaian Bersih Desa yang bertujuan mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Acara dihadiri oleh Kepala Desa Sooko beserta jajaran perangkat desa, Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT dan RW, Ketua Takmir Masjid se-Desa Sooko, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta tamu undangan lainnya.


Rangkaian acara dipandu oleh sdri. Putri Ardina Setia Sari dari Kelompok 47 Kuliah Pengabdian Masyarakat UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh sdri. Dhorifah Ni'ma Rosyada dari Kelompok 46.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Bpk. Eko Sutrisno, yang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Bersih Desa. Selanjutnya, Kepala Desa Sooko, Bpk. Sudarto, menyampaikan bahwa doa bersama merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat yang diberikan kepada masyarakat Desa Sooko. Kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa membuka dan membangun Desa Sooko, sekaligus sebagai upaya mempererat persatuan, menjaga tradisi gotong royong, dan memperkuat kebersamaan dalam pembangunan desa.

Memasuki acara inti, tausiah dan tahlil dipimpin oleh Bpk. K.H Drs. Wahyul Hadi, M.Pd.I. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak rasa syukur, serta menjaga ukhuwah dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat. Rangkaian doa bersama kemudian dipimpin oleh Bpk. K.H. Nur Syamsi, S.Pd.I. sebagai ikhtiar memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi Desa Sooko beserta seluruh warganya.

Pelaksanaan doa bersama menjadi salah satu tradisi yang senantiasa dilestarikan masyarakat Desa Sooko dalam rangka peringatan Bersih Desa. Selain sebagai sarana spiritual, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mahasiswa yang tengah melaksanakan pengabdian di Desa Sooko.

Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan menikmati hidangan yang telah disiapkan panitia. Suasana kebersamaan yang terjalin selama acara diharapkan semakin memperkuat hubungan antarelemen masyarakat serta menjadi semangat bersama dalam mewujudkan Desa Sooko yang rukun, maju, dan sejahtera.


By Team Kelompok 47
KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
@ 2026 


Posyandu Dukuh Dalangan bersama Mahasiswa KPM 47 UIN Ponorogo

Posyandu Balita dan Lansia di Dusun Dalangan Berjalan Lancar, Mahasiswa KPM 47 Turut Dukung Pelayanan

 Sooko, 14 Juli 2026 – Pemerintah Desa Sooko melalui kader Posyandu Dusun Dalangan kembali menyelenggarakan kegiatan Posyandu Balita dan Lansia pada Selasa (14/7/2026) pukul 08.00–10.30 WIB. Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ibu Yesifa Hesti K., selaku Ibu Kamituwo Dusun Dalangan sekaligus kader Posyandu, ini bertujuan untuk memantau kesehatan balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia sebagai bagian dari pelayanan kesehatan masyarakat yang dilaksanakan secara rutin. 

Posyandu kali ini diikuti oleh 28 balita dan 67 lansia, serta dihadiri oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Pelayanan kesehatan didampingi oleh para kader Posyandu bersama dua tenaga kesehatan dari Puskesmas Sooko, salah satunya Bidan Desi, yang memberikan pemeriksaan dan pendampingan kepada para peserta.

Sebanyak tujuh mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 47 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo turut berpartisipasi membantu kelancaran kegiatan. Mahasiswa terlibat dalam berbagai tahapan pelayanan, mulai dari pendaftaran peserta, penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, pencatatan hasil pemeriksaan pada Kartu Menuju Sehat (KMS), hingga membantu pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi para lansia.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan Posyandu juga disertai dengan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai bagian dari program pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Sementara itu, peserta lansia menerima jajanan berupa nagasari dan martabak telur yang disediakan panitia sebagai konsumsi setelah mengikuti rangkaian pelayanan kesehatan.

Partisipasi mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Sooko. Melalui keterlibatan secara langsung, mahasiswa memperoleh pengalaman pengabdian sekaligus berkontribusi membantu kader Posyandu dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia berlangsung dengan tertib dan lancar berkat sinergi antara Pemerintah Desa Sooko, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta mewujudkan Desa Sooko yang sehat, mandiri, dan sejahtera 


By Team Kelompok 47
KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
@ 2026

Kerja Bhakti

Mahasiswa KPM 47 Bersama Karang Taruna dan Warga Dusun Dalangan Laksanakan Kerja Bakti Rutin

 


Sooko, 12 Juli 2026 – Semangat gotong royong kembali terlihat di Dusun Dalangan, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. Pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 07.30 hingga 08.30 WIB, mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 47 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo bersama Karang Taruna dan warga setempat melaksanakan kerja bakti rutin di wilayah RT 1/RW 2 Dusun Dalangan.
    Kegiatan tersebut diikuti oleh 14 mahasiswa KPM 47 bersama anggota Karang Taruna dan masyarakat setempat. Kerja bakti ini merupakan agenda rutin mingguan warga Dusun Dalangan yang pelaksanaannya dilakukan secara bergilir pada setiap RT sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
    Partisipasi mahasiswa KPM 47 berawal dari ajakan Karang Taruna yang disampaikan pada malam sebelumnya saat kegiatan rutin arisan Karang Taruna Dusun Dalangan. Ajakan tersebut disambut antusias oleh mahasiswa sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan sekaligus mempererat hubungan dengan warga selama masa pengabdian di Desa Sooko.


    Selama kegiatan berlangsung, peserta kerja bakti membersihkan badan jalan dari rumput liar dan sampah, membersihkan saluran drainase, serta menata kembali batu-batu pada bagian selokan yang memerlukan perbaikan agar lebih rapi dan kuat. Sampah hasil pembersihan kemudian dikumpulkan dan dibakar pada lokasi yang telah ditentukan sehingga lingkungan kembali bersih dan tertata.
    Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi sarana memperkuat budaya gotong royong yang telah lama menjadi tradisi masyarakat Dusun Dalangan. Kehadiran mahasiswa KPM 47 di tengah-tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan semangat baru dalam menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat sinergi antara mahasiswa, Karang Taruna, dan warga.
    Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, terjalin kebersamaan antara masyarakat dan mahasiswa dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Semangat kolaborasi tersebut diharapkan terus terpelihara selama pelaksanaan KPM berlangsung, sehingga berbagai program pengabdian yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sooko


By Team Kelompok 47
KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
@ 2026

Pembukaan KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Tahun 2026 di Desa Sooko

Pembukaan KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Tahun 2026 di Desa Sooko Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo



Sooko, 9 Juli 2026 – Pemerintah Desa Sooko secara resmi menerima kehadiran mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Tahun 2026 melalui kegiatan pembukaan yang diselenggarakan di Balai Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (9/7/2026)  sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 46 dan Kelompok 47 KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, didampingi oleh dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Subhan Fathu Alam, M.Pd.I. dan Imam Hanafi, S.Pd.I., M.H.I. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Sooko, Bapak Sudarto, beserta jajaran perangkat desa.

Pelaksanaan KPM tahun ini mengusung tema "Sustainable Community Development Berbasis Ekoteologi dalam Penguatan Multisektor; Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Sosial Keagamaan." Melalui tema tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa melalui berbagai program pengabdian yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Acara pembukaan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Putri Ardina Setia Sari dari Kelompok 47, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Faqih Bahrun Ni'am. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Tyas Wulan sebagai dirigen.

Memasuki sesi sambutan, Ehsan Mubarok selaku Koordinator Desa yang mewakili Kelompok 46 dan Kelompok 47 menyampaikan komitmen mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara optimal selama masa KPM yang berlangsung mulai 8 Juli hingga 14 Agustus 2026. Ia berharap seluruh program kerja yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik melalui dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Desa serta masyarakat Desa Sooko.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Subhan Fathu Alam, M.Pd.I., selaku perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan KPM merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat melalui sikap yang santun, adaptif, dan penuh tanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Sooko Bapak Sudarto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Sooko sebagai lokasi pelaksanaan KPM. Beliau mengajak seluruh mahasiswa untuk menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah Desa, perangkat desa, maupun tokoh masyarakat selama menjalankan program pengabdian.

"Kami berharap apabila mahasiswa membutuhkan bantuan atau informasi dalam pelaksanaan program kerja, agar senantiasa berkoordinasi dengan perangkat desa maupun tokoh masyarakat yang berkaitan. Begitu pula sebaliknya, Pemerintah Desa siap memberikan dukungan demi kelancaran kegiatan KPM. Yang tidak kalah penting, mahasiswa diharapkan dapat membaur dengan masyarakat sehingga keberadaan KPM benar-benar memberikan manfaat bagi warga Desa Sooko," tutur Bapak Sudarto.

Sebagai bentuk dimulainya kegiatan pengabdian, Kepala Desa Sooko secara resmi membuka Kuliah Pengabdian Masyarakat UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Tahun 2026 di Desa Sooko.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Imam Hanafi, S.Pd.I., M.H.I., dilanjutkan penutupan acara. Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta, dosen pembimbing, dan Pemerintah Desa melaksanakan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen dalam mendukung pelaksanaan KPM di Desa Sooko.

Melalui pelaksanaan KPM ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa, Pemerintah Desa, dan masyarakat dalam mewujudkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Desa Sooko. Kehadiran mahasiswa KPM diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam mendorong penguatan sektor pendidikan, hukum, ekonomi, serta sosial keagamaan yang selaras dengan semangat pembangunan berkelanjutan.



by team Kelompok 47
KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
@2026