Cursor

Kerja Bhakti

Mahasiswa KPM 47 Bersama Karang Taruna dan Warga Dusun Dalangan Laksanakan Kerja Bakti Rutin

 


Sooko, 12 Juli 2026 – Semangat gotong royong kembali terlihat di Dusun Dalangan, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. Pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 07.30 hingga 08.30 WIB, mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 47 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo bersama Karang Taruna dan warga setempat melaksanakan kerja bakti rutin di wilayah RT 1/RW 2 Dusun Dalangan.
    Kegiatan tersebut diikuti oleh 14 mahasiswa KPM 47 bersama anggota Karang Taruna dan masyarakat setempat. Kerja bakti ini merupakan agenda rutin mingguan warga Dusun Dalangan yang pelaksanaannya dilakukan secara bergilir pada setiap RT sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
    Partisipasi mahasiswa KPM 47 berawal dari ajakan Karang Taruna yang disampaikan pada malam sebelumnya saat kegiatan rutin arisan Karang Taruna Dusun Dalangan. Ajakan tersebut disambut antusias oleh mahasiswa sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan sekaligus mempererat hubungan dengan warga selama masa pengabdian di Desa Sooko.


    Selama kegiatan berlangsung, peserta kerja bakti membersihkan badan jalan dari rumput liar dan sampah, membersihkan saluran drainase, serta menata kembali batu-batu pada bagian selokan yang memerlukan perbaikan agar lebih rapi dan kuat. Sampah hasil pembersihan kemudian dikumpulkan dan dibakar pada lokasi yang telah ditentukan sehingga lingkungan kembali bersih dan tertata.
    Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi sarana memperkuat budaya gotong royong yang telah lama menjadi tradisi masyarakat Dusun Dalangan. Kehadiran mahasiswa KPM 47 di tengah-tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan semangat baru dalam menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat sinergi antara mahasiswa, Karang Taruna, dan warga.
    Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, terjalin kebersamaan antara masyarakat dan mahasiswa dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Semangat kolaborasi tersebut diharapkan terus terpelihara selama pelaksanaan KPM berlangsung, sehingga berbagai program pengabdian yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sooko


By Team Kelompok 47
KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
@ 2026

Pembukaan KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Tahun 2026 di Desa Sooko

Pembukaan KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Tahun 2026 di Desa Sooko Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo



Sooko, 9 Juli 2026 – Pemerintah Desa Sooko secara resmi menerima kehadiran mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Tahun 2026 melalui kegiatan pembukaan yang diselenggarakan di Balai Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (9/7/2026)  sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 46 dan Kelompok 47 KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, didampingi oleh dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Subhan Fathu Alam, M.Pd.I. dan Imam Hanafi, S.Pd.I., M.H.I. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Sooko, Bapak Sudarto, beserta jajaran perangkat desa.

Pelaksanaan KPM tahun ini mengusung tema "Sustainable Community Development Berbasis Ekoteologi dalam Penguatan Multisektor; Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Sosial Keagamaan." Melalui tema tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa melalui berbagai program pengabdian yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Acara pembukaan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Putri Ardina Setia Sari dari Kelompok 47, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Faqih Bahrun Ni'am. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Tyas Wulan sebagai dirigen.

Memasuki sesi sambutan, Ehsan Mubarok selaku Koordinator Desa yang mewakili Kelompok 46 dan Kelompok 47 menyampaikan komitmen mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara optimal selama masa KPM yang berlangsung mulai 8 Juli hingga 14 Agustus 2026. Ia berharap seluruh program kerja yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik melalui dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Desa serta masyarakat Desa Sooko.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Subhan Fathu Alam, M.Pd.I., selaku perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan KPM merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat melalui sikap yang santun, adaptif, dan penuh tanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Sooko Bapak Sudarto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Sooko sebagai lokasi pelaksanaan KPM. Beliau mengajak seluruh mahasiswa untuk menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah Desa, perangkat desa, maupun tokoh masyarakat selama menjalankan program pengabdian.

"Kami berharap apabila mahasiswa membutuhkan bantuan atau informasi dalam pelaksanaan program kerja, agar senantiasa berkoordinasi dengan perangkat desa maupun tokoh masyarakat yang berkaitan. Begitu pula sebaliknya, Pemerintah Desa siap memberikan dukungan demi kelancaran kegiatan KPM. Yang tidak kalah penting, mahasiswa diharapkan dapat membaur dengan masyarakat sehingga keberadaan KPM benar-benar memberikan manfaat bagi warga Desa Sooko," tutur Bapak Sudarto.

Sebagai bentuk dimulainya kegiatan pengabdian, Kepala Desa Sooko secara resmi membuka Kuliah Pengabdian Masyarakat UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Tahun 2026 di Desa Sooko.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Imam Hanafi, S.Pd.I., M.H.I., dilanjutkan penutupan acara. Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta, dosen pembimbing, dan Pemerintah Desa melaksanakan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen dalam mendukung pelaksanaan KPM di Desa Sooko.

Melalui pelaksanaan KPM ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa, Pemerintah Desa, dan masyarakat dalam mewujudkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Desa Sooko. Kehadiran mahasiswa KPM diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam mendorong penguatan sektor pendidikan, hukum, ekonomi, serta sosial keagamaan yang selaras dengan semangat pembangunan berkelanjutan.



by team Kelompok 47
KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
@2026

Tempat Ibadah

Tempat ibadah merupakan struktur fisik atau ruang suci yang dirancang khusus sebagai pusat kegiatan keagamaan dan spiritual bagi para penganut kepercayaan tertentu. Secara mendasar, tempat ibadah hadir sebagai wadah fisik yang menjembatani hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta, sekaligus menjadi sarana untuk mendekatkan diri melalui ritual, doa, dan meditasi. Di tempat inilah batas-batas duniawi ditinggalkan sejenak untuk memfokuskan pikiran dan hati pada nilai-nilai ketuhanan.

Manfaat tempat ibadah membentang jauh melampaui fungsi utamanya sebagai lokasi ritual. Dari sudut pandang individu, tempat ibadah menyajikan ketenangan jiwa, ketentraman batin, dan ruang untuk refleksi diri di tengah hiruk-pikuk kehidupan. Sementara dalam konteks sosial, tempat ibadah berfungi sebagai simpul perkat komunitas. Di dalamnya terjadi interaksi antarwarga, pembinaan moral, penyaluran bantuan sosial, hingga pendidikan karakter bagi generasi muda. Kehadirannya memupuk rasa persaudaraan, kepedulian sosial, dan tenggang rasa antar sesama penganut maupun masyarakat sekitar.

Tujuan utama dibentuknya tempat ibadah adalah untuk memfasilitasi pelaksanaan ajaran agama secara teratur dan khusyuk. Tempat ibadah bertujuan menjaga keberlangsungan tradisi keagamaan, memperkuat fondasi iman para pemeluknya, serta menyediakan lingkungan yang kondusif untuk mempelajari kitab suci dan nilai-nilai etika. Pada akhirnya, tempat ibadah dibangun untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia sekaligus menciptakan tatanan masyarakat yang damai, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.

Di Desa Sooko Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo mayoritas penduduknya beragamakan Islam yang bisa dilihat di Monografi Desa. Adapun tempat ibadah yang ada di desa sooko sebagai berikut :

NO

JENIS

NAMA TEMPAT IBADAH

RT

RW

Dukuh

KETERANGAN

1

Musholla

Al Istiqomah

1

1

Blimbing

 

2

Musholla

Al Amin

2

2

Blimbing

 

3

Masjid Besar

Al Muttaqin

2

1

Dalangan

 

4

Musholla

Ar Rohman

1

3

Dalangan

 

5

Musholla

Ar Rohim

2

3

Dalangan

 

6

Musholla

Baitur Rohim

2

3

Dalangan

Gampingan

7

Masjid

Al Barokah

3

3

Dalangan

 

8

Musholla

Al Amin

1

1

Sombro

etane amin makmur

9

Musholla

Al Ukuwah

3

1

Sombro

P. Marno

10

Masjid

Baabul Jannah

1

2

Sombro

P. Jumiran

11

Musholla

Al Huda

3

2

Sombro

P. Sarif

12

Musholla

Al Hidayah

2

3

Sombro

Watno wates

13

Musholla

Katenun

2

3

Sombro

P.Katenun Ngelengan

14

Masjid

Al Muhajirin

2

4

Sombro

Mas Suko

15

Masjid

Al Hikmah

1

1

Sooko

Tenggar

16

Masjid

Baitus Salaam

2

1

Sooko

Blembem

17

Musholla

Al Fatah

2

1

Sooko

Kalibening P.Suradi

18

Musholla

Al Istiqomah

1

2

Sooko

Puthuk Kalibening (P.Juri Bibit)

19

Masjid

Al Huda

2

2

Sooko

Kalimangu lor (P.Kemi)

20

Musholla

At Taqwa

1

3

Sooko

Kalimangu kidul (H. Tauhid)

21

Musholla

Al Ikhlas

2

3

Sooko

kalimangu kidul (P.Topo)

22

Masjid

Baitul Mukarrom

1

4

Sooko

Komplek xmangu

23

Musholla

Al Fatah

2

4

Sooko

SDN III Sooko

24

Musholla

Toriqul Jannah

2

4

Sooko

Guwo

25

Musholla

Baitus Salam

1

5

Sooko

Jowo

26

Musholla

Al Fallah

1

6

Sooko

Sumber

27

Masjid

Ar Rohmah

1

7

Sooko

SMAN 1 Sooko

28

Musholla

Awalul Mukminin

1

7

Sooko

Nglarangan kidul

29

Musholla

SDN IV Sooko

1

7

Sooko

SDN IV Sooko

30

Musholla

At Taqwa

2

7

Sooko

Nglarangan tengah

31

Musholla

Baitus Salam

2

7

Sooko

Pak Peno

32

Musholla

Al Qudus

3

7

Sooko

Ngelengan